Alun-Alun Surabaya memiliki sejarah yang kaya, mencerminkan perjalanan panjang kota ini dari masa kolonial hingga menjadi pusat kebudayaan modern. Awalnya, Alun-Alun Surabaya dikenal sebagai Simpangsche Societeit, yang didirikan pada tahun 1907 oleh komunitas Belanda di Surabaya. Gedung ini berfungsi sebagai pusat rekreasi bagi orang-orang Belanda, tempat di mana mereka dapat bersosialisasi, menari, dan menikmati berbagai hiburan seperti bowling. Simpangsche Societeit menjadi simbol status sosial dan eksklusivitas bagi kalangan elit Eropa di Surabaya.
KEMBALI KE ARTIKEL