Jika suatu Negara masih penuh dengan korupsi dan ketimpangan, tidak bisa mensejahterakan rakyatnya maka mustahil membicarakan kesetaraan. Kesetaraan datang dari Negara yang adil dan makmur bagi rakyatnya. Jika perempuan sudah berada pada taraf kesejahteraan ekonomi secara adil dan merata, kesehatan fisik dan mental yang baik, dilibatkan secara politik dan sosial tanpa memandang kelas sosial, baru dapat memunculkan kesetaraan. Mustahil mewujudkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan jika masih dalam keadaan kondisi ekonomi lemah pada laki-laki dan perempuan. Kesetaraan yang tercapai dalam persaingan ekonomi antara laki-laki dan perempuan nyatanya hanya terjadi pada kaum kelas atas saja.
KEMBALI KE ARTIKEL