Acara ini menjadi bagian dari kegairahan Jakarta atas ditetapkannya oleh UNESCO sebagai The World Creative City of Literature 2021 (kota kreatif dunia di bidang literasi) pada tanggal 8 November lalu. Hadir sebagai pembicara adalah Laura Prinslo (focal point Jakarta UNESCO City of Literature) dan Tita Larasati (focal point Bandung UNESCO City of Design). Acara dimoderatori oleh penulis M Husnil (anggota Komite Jakarta Kota Buku).
Saya sampaikan bahwa jargon "Jakarta Maju Bersama, Bahagia Warganya" mengandung dua aspek: aspek pembangunan fisik dan non-fisik. Aspek fisik, sudah banyak perubahan yang kita rasakan, mulai dari penataan jalan, revitalisasi Taman Ismail Marzuki, pembangunan Jakarta International Studium yang bertaraf internasional, dan sebagainya.