Bulan yang sangat istimewa sedikit lagi akan pergi meninggalkan kita.
Pertanyaannya apakah kita akan bertemu kembali di tahun-tahun berkutnya? Dan Apakah benar Ramadan itu meninggalkan kita?
Ramadan tidak pernah meninggalkan kita, tapi kitalah yang meninggalkan Ramadan. Tapi setidaknya kita berdoa semoga sebelum Ramadan meninggalkan kita dan berpisah dengannya, kita mampu menyembelih nafsu kebinatangan kita, menutup pintu masuknya setan, menutup pintu neraka, dan membuka pintu surga dan bisa dipertemukan di tahun-tahun selanjutnya.
Terlepas dari keistimewaannya, Ramadan itu hanya bulan untuk berlatih, memperbaiki yang sudah memburuk. "Perang" sebenarnya ada di 11 bulan setelah Ramadan.
Subhanallah, begitu sempurna Allah mempersiapkan segala sesuatu untuk umatnya. Senang atau sedihkah kita meninggalkan bulan yang sangat istimewa ini? Jawabannya ada dalam diri kalian semua. Semoga bermanfaat.
Selamat Hari Raya Idul Fitri. Taqoballahu minna waminkum, Minal Aidin wal Faizin
Penulis by: Chairul Umam