Bila disebut nama aslinya, Widji Widodo, mungkin tak banyak tahu. Tapi, masyarakat luas khususnya mereka yang menyukai puisi sekaligus mengamati proses lahirnya Reformasi 1998, hampir dipastikan tak ada yang tak mengenal nama Wiji Thukul. Ya, dialah “penyair Reformasi” yang hilang tak tentu rimbanya pada peristiwa Reformasi 1998 yang mengantarkan turunnya Presiden Soeharto dari kekuasaannya setelah 32 tahun.
KEMBALI KE ARTIKEL