Buih-buih itu terlihat meski dalam kegelapan malam. Perlahan menghilang begitu saja dalam matanya. Gemuruh memanggil-manggil jiwanya. Mencoba memecahkan segalanya. Namun nyatanya gemuruh tak merubah apa-apa. Rupa-rupanya di dalam dadanya kini ada batu karang yang begitu keras menahan gelombang. Samudera begitu luas, di dalam jiwanya, gelombangnya mengamuk dan terus mendera, sementara batu karang itu tetap di sana, membatu, bisu, tak berbuat apa-apa.
KEMBALI KE ARTIKEL