Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Sepercik Tawa

7 Februari 2016   09:02 Diperbarui: 7 Februari 2016   10:57 33 0
Ketimbang mengingat-ingat engkau yang tampaknya tak mau juga mengingatku, alangkah teduhnya mata ini tatkala ia percikkan sebuah tawa ringan dari lelucon yang sebenarnya tidak terlalu lucu.

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun