Pekan lalu, 14 April 2022 merupakan momen bersejarah bagi Lembaga Pengelola Investasi atau yang lebih dikenal dengan
Indonesia Investment Authority (INA),
sovereign wealth fund milik Indonesia. Presiden Jokowi menggunakan istilah pecah telur, dimana INA untuk pertama kalinya melakukan investasi ditandai dengan penandatangan penjanjian induk dengan Hutama Karya dan Waskita senilai Rp 39T. Sekitar 14 bulan sejak resmi didirikan dan setelah melalui berbagai negosiasi mengenai skema pembiayaan, INA sepakat untuk menyuntikkan dana melalui
asset recycling atas 3 ruas jalan tol Sumatera untuk Hutama Karya dan 2 ruas tol Trans Jawa untuk Waskita.
KEMBALI KE ARTIKEL