Saya masih di Malang ketika itu, ketika Aji Santoso pensiun dari sepak bola dan banting stir jadi produsen sepatu bola. Saya masih aktif sebagai pemain sepak bola di kampus, striker haus gol yang harus bermain dengan sepatu tua warisan kakak yang akhirnya bisa beli sepatu baru. Ya... agak sakit ketika dipakai karena tapak kaki kakak saya terlalu lama membekas di sepatu itu dan saya harus berjuang menyesuaikan diri (baca: kaki) agar fit ini dengan sepatu.
KEMBALI KE ARTIKEL