1. Bias Kognitif
Bias kognitif adalah kesalahan sistematis dalam berpikir yang mempengaruhi keputusan dan penilaian. Beberapa bias kognitif yang umum meliputi:
- Bias Konfirmasi : Kecenderungan untuk mencari dan menafsirkan informasi yang sesuai dengan keyakinan yang sudah ada.
 - Cara Mengatasi : Mencari informasi yang berlawanan dengan keyakinan, meminta masukan dari berbagai perspektif.
- Bias Ketersediaan : Mengandalkan informasi yang mudah diingat atau tersedia saat membuat keputusan.
 - Cara Mengatasi : Mengumpulkan data yang komprehensif dan mendalam sebelum membuat keputusan.
- Bias Kepastian Berlebih (Overconfidence) : Merasa terlalu yakin dengan kemampuan atau pengetahuan sendiri.
 - Cara Mengatasi : Meminta pendapat dari ahli lain dan melakukan verifikasi terhadap asumsi-asumsi yang ada.
 2. Bias Sosial
Bias sosial mempengaruhi keputusan berdasarkan faktor sosial, seperti pengaruh kelompok atau tekanan sosial.
- Bias Kelompok (Groupthink) : Kecenderungan untuk mencapai konsensus dalam kelompok tanpa mengevaluasi alternatif lain secara kritis.
 - Cara Mengatasi : Mendorong diskusi yang terbuka, mendorong peran "pengacara setan" yang bertugas mengkritisi keputusan.
- Bias Status Quo : Preferensi untuk mempertahankan keadaan yang ada daripada melakukan perubahan.
 - Cara Mengatasi : Melakukan analisis risiko dan manfaat secara objektif, mempertimbangkan skenario alternatif.
 3. Bias Emosional
Keputusan sering kali dipengaruhi oleh emosi yang bisa mengaburkan rasionalitas.
- Bias Efek Kekinian (Recency Effect) : Menilai kejadian terbaru lebih penting daripada kejadian sebelumnya.
 - Cara Mengatasi : Mengevaluasi informasi dalam konteks jangka panjang dan tidak terburu-buru dalam membuat keputusan.
- Bias Efek Halo (Halo Effect) : Kesukaan atau ketidaksukaan pada satu aspek mempengaruhi penilaian terhadap aspek lainnya.
 - Cara Mengatasi : Menilai setiap aspek secara independen dan berdasarkan data yang objektif.
 4. Bias Motivasi
Keputusan bisa dipengaruhi oleh kepentingan pribadi atau kelompok.
- Bias Konflik Kepentingan : Mengambil keputusan yang menguntungkan diri sendiri atau kelompok terdekat.
 - Cara Mengatasi : Transparansi dalam proses pengambilan keputusan, melibatkan pihak ketiga yang independen dalam evaluasi.