Pada saat pengadaan umrah pesantren kami pertama kali pada bulan Juli 2005, saya sedikit kaget atas penunjukkan saya oleh Kiai menjadi pimpinan rombongan pada perjalanan ibadah ke tanah suci Makkah maupun Madinah. Hal itu disebabkan, saya belum pernah sama sekali menginjakkan kaki di bumi kelahiran dan pusara Nabi Muhammad saw tersebut.