Di era modern, mobil autopilot dan teknologi mutakhir sering dianggap sebagai puncak kemajuan transportasi. Namun, jika kita melirik lebih dalam, kita akan mendapati bahwa kemajuan ini---meskipun memukau dalam hal teknologi---menghadapi tantangan ekologis yang tidak bisa dianggap sepele jika dibandingkan dengan sistem transportasi tradisional seperti kerbau, sapi, atau kuda. Menariknya, kendaraan berbasis hewan ini, meskipun terlihat kuno di hadapan mobil otonom, menyajikan keuntungan ekologis yang sering diabaikan dalam perdebatan kontemporer tentang keberlanjutan.
KEMBALI KE ARTIKEL