MBS adalah model pengelolaan sekolah berdasarkan kekhasan, karakteristik, kemampuan, dan kebutuhan sekolah tetapi harus tetap pada koridor arah kebijakan pendidikan nasional. Tujuan utama MBS adalah meningkatkan efisiensi, mutu dan pemerataan pendidikan. Peningkatan efisiensi diperoleh melalui keleluasaan mengelola sumber daya yang ada, partisipasi masyarakat dan penyederhanaan birokrasi. Peningkatan mutu melalui orang tua, kelenturan pengelolaan sekolah, peningkatan profesionalisme guru, adanya hadiah dan hukuman sebagai kontrol serta hal lain yang dapat menumbuhkembangkan suasana kondusif. Pemerataan pendidikan tampak pula pada partisipasi masyarakat yang mampu dan peduli, sementara yang kurang mampu menjadi tanggung jawab pemerintah.