Dalam hadist Nabawi disebutkan إن الله وضع عن أمتي الخطأ و النسيان وما استكرهوا عليه sesungguhnya Allah telah menempatkan pada umatku salah, lupa dan apa apa yang dilarang untuk mereka lakukan, namun perkataan Nabi yang mulia tersebut tak bisa dijadikan dalil untuk memungkiri setiap kesalahan yang kita perbuat dengan alasan bahwa manusia sudah kodratnya selalu salah dan banyak salah. Dalam islam kita diajarkan untuk senantiasa meminta maaf kepada sesama, terlebih pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Sang pencipta alam semesta dengan beristighfar kepada-Nya ketika melakukan dosa kecil dan bertaubat dari dosa besar (sesuai persyaratan yang telah di tetapkan).
KEMBALI KE ARTIKEL