Mohon tunggu...
KOMENTAR
Puisi

Pernikahan Dini

22 Agustus 2011   12:11 Diperbarui: 26 Juni 2015   02:33 165 1

suara gamelan mengalun perlahan , Senyum dan tawa bahagia terpancar tidak hanya wajah Acik tapi seluruh undangan yang hadir , kenapa tidak hari ini Acik berkenan menyelenggarakan resepsi pernikahannya yang bertempat di Aula Desa Rangkat .

“ bersyukur ya Bang..hari ini kita melangsungkan pernikahan kita “ kata Acik kepada Bang Hama dengan Manjanya.

“ Iya ..sayang ternyata memang kita ditakdirkan untuk berjodoh” Bang Hama seraya membelai rambut acik dengan Mesranya

Satu persatu ucapan selamatpun disampaikan oleh para undangan , kang Rizal , Pak Astokodotu , Moomy , Jingga Rangkat, dan banyak warga lainnya yang turut menyampaiakan kebagahagiaan untuk kedua pasangan ini.

“ memang kalau sudah jodoh tak lagi perlu pacaran terlalu lama, sekali sekali ketemu akhirnya jadi, sepertibegitu pertemuan pertama adalah pandangan mata ,pertemuan kedua adalah pandangan hati dan pertemuan ketiga adalah pandangan Hidup , hehehe “ kata Bang Hama dengan tatapan sayangnya kepada Sang istri.

“ iya..ya Bang “ jawab Aciik sambil mencubit kecil Bang Hama.

“ Cut..... ulangi lagi.....ulangi lagi coba Aciik serius kalau lagi pengambilan Gambar pakai ekspresinya , nggak ada cubit-cubitan yang ada belaian mesra , ayo ulangi lagi , ACTION “ teriak Bang Hans yang sekaligus menyutradarai sinetron Pernikahan Dini ini.

oh..........kirain beneran udah siap-siap mau ke undangan nggak tahunya lagi main film................

(penuh hormat untuk Aciik dan bang Hama.....hanya Fiksi belaka)

KEMBALI KE ARTIKEL


LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun