Mohon tunggu...
Ko In
Ko In Mohon Tunggu... Wiraswasta - Berikan senyum pada dunia krn tak sedikit yg berat beban hidupnya

Mendengar dan bersama cari solusi.

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Memilih "Sekolah" untuk Perhiasan Berharga Kita

27 Oktober 2017   08:31 Diperbarui: 27 Oktober 2017   09:26 875
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Masih teringat pesan orangtua saat kita masih kecil, saat kita malas untuk pergi ke sekolah. Nasehatnya sederhana. "Ayo sekolah biar pinter!" Pengalaman membuktikan, sungguh kita menjadi pinter atau pandai dalam mengakali berbagai kesulitan hidup.

Salah satu kesulitan tersebut terkait dengan persoalan keuangan atau perekonomian keluarga. Bahkan sebagian dari kita, saat menjadi mahasiswa menjadi cerdik mengatasi keterlambatan kiriman uang dari orang tua. Salah satunya dengan "menyekolahkan" barang berharga yang dimiliki saat itu.

Mesin ketik manual pada masanya sangat berharga. Kini masa berganti dan laptop menjadi barang favorit mahasiswa untuk "disekolahkan".  Tidak ketinggalan perangkat komunikasi modern.

www.businessinsider.com
www.businessinsider.com
Seperti gadget atau telpon pintar menjadi pilihan utama untuk digadaikan mahasiswa yang sedang mengalami kesulitan keuangan. "Sekolah" di pegadaian konvensional.

Manakala seseorang mengunjungi tempat pegadaian sudah hampir dapat dipastikan mereka tengah mengalami kesulitan keuangan.  Dengan berbekal perhiasan dan logam mulia seperti emas. Berharap memperoleh dana segar.

Namun seiring dengan berkembangnya jasa pelayanan keuangan. Sulit untuk menengarai apakah seseorang sedang mengalami kesulitan keuangan atau sebaliknya manakala mendatangi bank. Apakah menabung atau mengambil uang. Termasuk saat mendatangi bank syariah menyediakan produk pegadaian syariah.

Brosur produk keuangan syariah (Foto:Ko In)
Brosur produk keuangan syariah (Foto:Ko In)
Masyarakat kini memiliki beberapa pilihan untuk melakukan transaksi  keuangan guna memperoleh dana segar dengan cepat. Tidak harus ke pegadaian konvensional untuk menggadaikan perhiasan emasnya.

Lembaga keuangan seperti bank syariah, membuka diri menerima jasa gadai emas dalam bentuk batangan selain perhiasan emas.  Jasa gadai emas bank syariah merupakan salah satu produk yang memiliki beberapa kelebihan atau keuntungan dibandingkan dengan lembaga pegadaian konvensional. 

Gadai Emas di Kantor Pos oleh Bank Syariah (Foto;Ko In)
Gadai Emas di Kantor Pos oleh Bank Syariah (Foto;Ko In)
Sehingga tidak terlihat secara kasat mata, apakah kita sedang membutuhkan uang atau tidak.

Bahkan ada bank syariah yang memberikan pelayanan kepada masyarakat atau calon nasabahnya dengan sistem jemput bola. Sebuah bank syariah membuka counter atau semacam lapak di salah satu sudut kantor pos. Ide yang cukup kreatif. Lembaga keuangan yang berusaha mendekati masyarakat. Bukan sebaliknya.

Kelebihan kedua dengan hadirnya gadai emas di bank syariah, skema keuangannya terletak pada sistem pinjaman dan sewa. Jika di pegadaian konvensional terdapat biaya administrasi dan bunga maka di pegadaian syariah atau pegadaian yang dikelola bank syariah tidak ada bunga.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun