Mohon tunggu...
Tim 2 KKN 60 Kelurahan Medono
Tim 2 KKN 60 Kelurahan Medono Mohon Tunggu... Mahasiswa - KKN-60 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Tim 2, Kelurahan Medono, Pekalongan Barat

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Peduli Stunting, Tim 2 KKN-60 UIN Gus Dur Gelar Canting Sahabat

16 November 2024   11:41 Diperbarui: 16 November 2024   11:59 75
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumentasi pribadi, Foto bersama usai acara (5/11/2024)

Pekalongan (5/10) -- TIM 2 KKN-60 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) menyelenggarakan kegiatan Canting Sahabat, "Cegah Stunting dan Sanitasi Aman Untuk Hidup Bersih Sehat" pada 5 November 2024. Bertempat di Rumah Kader PMT, Siti Maryam, Jl. Karya Bakti Gg. 1 No. 71, Kelurahan Medono, Pekalongan barat, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Kelurahan Medono.

Diikuti oleh 12 Ibu beserta buah hatinya dalam pertemuan kelas balita ke-7, acara ini dibuka dengan sambutan singkat oleh koordinator tim 2, Alfiana Nawangsih, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh petugas gizi Puskesmas Medono, Femilya Kurniawanti, AMd.Gz.

Dalam pemaparannya, Femilya menyampaikan pentingnya pola asuh yang tepat dan asupan gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak. Ia juga menjelaskan perlunya perhatian khusus pada masa emas pertumbuhan anak untuk mencegah stunting. "caranya ibu-ibu telaten di masa emasnya. Masa emasnya itu dulu harusnya pas njenengan (ibu) hamil, sampai usia dua tahun, Itu masa emas. Pengin anaknya pintar, pengin anaknya tidak stunting karena tema kita stunting ya, itu di masa emasnya yang kita perhatikan," paparnya.

Adapun sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan stunting, Tim 2 KKN-60 UIN Gus Dur dengan dibantu oleh kader Dapur Dahsyat Kelurahan Medono juga menyiapkan dan mendistribusikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk para balita. PMT yang dibagikan antara lain kroket kentang, gadon daging dan puding labu kuning yang diolah secara khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak. "Kami menyiapkan PMT dan mendistribusikannya saat selesai acara. Target kami untuk 20 balita, namun karena yang hadir hanya 12 ibu beserta balitanya, maka sisanya kami antarkan ke rumahnya secara langsung," ujar Alfiana, Koordinator tim 2.

Dokumentasi Pribadi, Pendistribusian PMT (5/11/2024)
Dokumentasi Pribadi, Pendistribusian PMT (5/11/2024)

Sementara itu, Puput menyampaikan harapannya bahwa dengan diadakannya acara ini, angka stunting di lingkungan tersebut dapat menurun. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan pengetahuan tentang gizi kepada para ibu, yang diharapkan dapat membantu mendukung tumbuh kembang buah hati mereka secara optimal. "Harapan kami dengan adanya acara tersebut, dapat mengurangi angka stunting, karena ibu-ibu mendapatkan pengetahuan tentang gizi untuk tumbuh kembang anaknya," tutur Kader Pengelola Dapur Dahsyat.

Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas permasalahan terkait balita. Para ibu yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi dalam diskusi tersebut, mereka berpartisipasi aktif dan berbagi pengalaman. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan dan simbol kebersamaan dalam upaya mewujudkan generasi sehat dan kuat.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun