Mohon tunggu...
KKN Desa Rowosari
KKN Desa Rowosari Mohon Tunggu... Pelaut - UIN Walisongo Semarang

Liputan Berita KKN

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Peroleh 121 Juta Dana Santunan, Desa Rowosari Libatkan Mahasiswa KKN UIN Walisongo dalam Santunan Anak Yatim

16 Juli 2024   18:35 Diperbarui: 16 Juli 2024   21:14 92
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dalam rangka menyambut 10 Muharram 1446 Hijriyah masyarakat desa Rowosari adakan pengajian bersama dan santunan anak yatim di mushola Al-Ma'ruf dukuh Kesatrian, Selasa (16/7).

Kegiatan santunan anak yatim dimulai pukul 14.00 WIB dengan pembagian nasi kotak berisi gulai kambing yang sebelumnya dipersiapkan panitia beserta Mahasiswa KKN desa Rowosari.

Penyerahan santunan anak yatim turut dihadiri kepala desa Rowosari Luqman Zakaria, ia mengungkapkan santunan anak yatim merupakan program tahunan yang selalu mendapat antusias masyarakat desa.

"Masyarakat desa Rowosari selalu antusias dengan acara yatiman, terbukti dengan adanya peningkatan jumlah santunan dari tahun ke tahun. Ujar Luqman Zakaria, Kepala  Desa Rowosari.

Santunan anak yatim tahun ini memperoleh donasi 121 juta yang dibagikan kepada 19 anak yatim piatu dalam bentuk uang dan sembako.

"Santunan tahun ini memperoleh 121 juta, satu anak mendapat 6.272 ribu dan satu kardus mie instan" Ungkap Fahmi, Panitia santunan anak yatim.

Sebagian besar donasi berasal dari masyarakat Desa Rowosari dan TKW (Tenaga Kerja Wanita) yang bekerja di luar negeri yang diberi proposal oleh panitia santunan anak yatim.

"Masyarakat Desa Rowosari yang bekerja di luar negeri juga kami kirimkan proposal untuk ikut menyumbangkan hartanya" Ujar Fahmi.

Sumber : Kominfo Posko 01 (16/7)
Sumber : Kominfo Posko 01 (16/7)

Fahmi juga mengungkapkan kriteria penerima santunan adalah yatim piatu, yatim ( tidak punya ayah), belum aqil baligh, anak perempuan usia 10 tahun dan laki-laki usia 13 tahun dalam kategori ekonomi lemah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun