Mohon tunggu...
A. Faruqi Munif
A. Faruqi Munif Mohon Tunggu... pelajar/mahasiswa -

pemuja sunyi yang masih menikmati statusnya sebagai lelaki yang menempuh jalan lain, kegilaan lain dalam proses pencarian hakikat kesunyian dalam dirinya. mahasiswa salah jurusan di Ilmu Komunikasi Fak. Sosial & Humaniora UIN SUKA.\r\nseparuh dunianya terselip di pemujakesunyian.blgspot.com

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Kembali ke Titik Nol

18 Agustus 2012   18:01 Diperbarui: 25 Juni 2015   01:33 97
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sunyi mengalir dalam nadiku

membasahi kata yang tersendat

pada saraf yang menganga

ingin ku merangkak menjamah bulan sabit pada kejauhan waktu

yang terkepung puing-puing dosa

membentuk noktah luka

kawan, saat imajinasiku bergetar

melipat kehidupan yang kadang pekat kadang indah

aku sadar, telah pernah berbuat salah dengan atau tanpa sengaja

aku ingin bermaaf semenjak dini waktu

sebab, sebelum fitrah datang

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun