Mohon tunggu...
Kikaiko Iko
Kikaiko Iko Mohon Tunggu... Jurnalis - menikah

menulis adalah hal paling menyenangkan karena bisa berbagi pengalaman dengan orang lain

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Suami Dua Istri

9 Februari 2020   20:32 Diperbarui: 9 Februari 2020   21:04 190
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Eps 5


Sering lembur


Sudah beberapa hari Ando sering lembur.
Sampai pernah pulang lewat pukul 9 malam. Lusi mulai kwatir, mulai merasa suaminya sedikit berubah, tapi Lusi tidak berani ungkapin apa yang Lusi rasakan, takut karena banyak tuntutan di tempat kerjanya, nanti malah jadi nambah beban ke suami nya kalau Lusi uangkapin perasaannya,
Siang hari di depan rumahnya, Lusi menjaga anaknya bermain di depan rumah, karena depan rumah Lusi teduh, ada pohon besar dan di pasang canopy membrane, jadi suka banyak anak-anak yang suka ikut bermain.


Lusi jarang sekali main kemana-mana, dari awal menikah Lusi mulai mandiri, langsung pisah rumah. Lagian rumah orang tua sama mertua nya cukup jauh, kalau tidak suaminya anter, dia tidak berani pergi sendiri maupun berdua dengan anaknya.
Lusi masih kepikiran suaminya,


"Kenapa yaa, ko sekarang-sekarang sering ada chat aneh kepada si ayah, terus ponsel nya juga nggak sembarang simpen, sampai-sampai ke kamar mandi pun ponsel nya di ambil, kan biasanya kalo di rumah nggak suka gitu" Pikir Lusi.

"Apa ada sesuatu yang di sembunyiin??" Gumam Lusi dalam hati nya.

Lusi kaget saat Yuke menghampirinya,
"Ndaa, mau bobo, ngantuk," ucap Yukeu.

"Anak bunda ngantuk yaa, yuk kita bobo siang dulu," sambil menuntun tangan Yukeu, Lusi pamit kepada teman-teman seumuran anaknya ada juga yang sudah di atas tiga tahun.

"Teman-teman Yukeu nya pamit dulu yaa, mau bobo siang dulu,"

"Yaa Yukeu, nanti main lagi yaa," sahut mereka.

"Iyaaa," jawab Yukeu polos.

Mereka pun masuk ke dalam rumah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun