Kala langit menurunkan hujan aksara
Bertitah atas nama kuasa
Maka para penyair menyihir segala yang ada
Memporak-porandakan langit kata
Bila langit ikut campur aksara dan bahasa
Maka sihir para penyair
Mengubah segala titah hujan bahasa
Melalui bahasa dan kata para penyair
Menerjang segala jalan perintang
Menyerang segala wajah kata
Mengatasnamakan titah kebenaran
Maka akan di uji oleh sihir para penyair
Menghujani dengan bahasa sajak nestapa
Sihir para penyair
Membuka mata tabir
Kebenaran yang di kangkangi semena-mena
Mengatasnamakan langit
Lalu menghujani bumi raya
Membanjiri segala bahasa
Kala itu langit menguasai keadaan bumi
Para penyair tuk terus melakukan perlawanan kata dan aksara
Mengubah segala yang ada
Menjadi ketiadaan yang kentara
Sihir para penyair
Mengarungi air mata sajak dan puisi
Melibas segala kata dan aksara
Memberi makna ketiadaan menjadi ada
Mengarungi segala air mata luka
Membenamkan bahasa menjadi duka lara
Menyelimuti kabut mendung sastra
Sihir para penyair
Mengubah kemarau bahasa
Menjadi hujan nestapa
Mengubah cahaya terang
Menjadi gelap yang sunyi
Karena sihir para penyair
Mengelabui kata dan aksara
Bermahkota sunyi dan sepi
Menghirup udara bangkai kata
Menerjang badai puisi dan sajak
Menelurkan segala sastra keabadian
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana. Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI