Mohon tunggu...
Kemal Firdaus
Kemal Firdaus Mohon Tunggu... lainnya -

hanya seorang milanisti dan pencinta sepak bola saja

Selanjutnya

Tutup

Olahraga

Berlusconi Harus Lebih "Memahami" AC Milan

6 Agustus 2014   04:40 Diperbarui: 18 Juni 2015   04:19 91
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Olahraga. Sumber ilustrasi: FREEPIK

kalau saya berbicara tentang judul diatas, pasti ada komentar pro dan kontra tetapi menurut saya ini adalah fakta yang harus dilihat bagi penikmat sepakbola khususnya milanisti.

sejak 20 February 1986, Silvio Berlusconi mengakuisisi AC Milan dan sampai saat ini masih berkuasa di Klub yang memiliki julukan 'I Rossonerri' tersebut.  berbagai dana telah dikeluarkan oleh Berlusconi untuk memboyong pemain macam Van Basten, Rijkard, Gullit, Shevchenko, Rui Costa, Nesta hingga Pato.  namun, melihat tren belakangan ini, AC Milan hanya bisa (kurang lebih dimulai tahun 2010) meminjam pemain, meminjam dengan opsi pembelian, hingga membeli pemain gratis.  seperti kekurangan uang saja, padahal jika dilihat pemasukan, seharusnya AC Milan mendapat uang dari penjualan Kaka ke Real Madrid hingga Silva dan Ibra ke PSG

nasi sudah menjadi bubur, penampilan milan bak yoyo di musim kemarin bahkan sebenarnya sudah dapat dilihat pada musim 2012-2013.  dengan tim apa adanya, ac milan masih dapat bernafas untuk masuk ke Kualifikasi Liga Champion.  itupun dengan kemenangan dramatis melawan Siena di pekan terakhir.  kehilangan pemain gaek macam Nesta, Zambrotta, Van Bommel, Gattuso, Seedorf dan Inzaghi (2 terakhir menjabat sebagai mantan dan pelatih milan) dan t.silva dan ibra serta cassano dan pato, Milan memulai filosofi untuk memasukkan banyak pemain muda di dalam skuadnya.  cukup berhasil dengan gemilangnya permainan El Shaarawy dan De Sciglio serta mulai diorbitkannya Bryan Cristante tetapi sedikit aneh dengan membeli Zaccardo dan Traore

musim 13/14 malah lebih aneh, pemain yang sudah cukup 'tua' yaitu Kaka diminta kembali ke Milan dengan proses yang cukup rumit.  penampilan Kaka memang bagus bahkan menakjubkan tetapi bukankah seharusnya Milan lebih mengorbitkan pemain macam Saponara dan Cristante.  2 pemain ini seolah tertutupi Kaka dan hasilnya dapat dilihat di pertandingan pra-musim 14/15 dimana Saponara dan Cristante tidak dapat memainkan perannya sebagai gelandang dengan baik

well, seharusnya Milan lebih berkaca dari hasil pra-musim ini.  remuk di tangan Olimpiakos (3-0), M.City (5-1) dan Liverpool (2-0), pemain baru Milan seperti Alex, Menez, Albertazzi dan Agazzi belum menunjukkan permainan terbaik mereka.  Cristante dan Saponara belum maksimal di posisi gelandang.  El Shaarawy masih berjuang mencapai level permainan terbaiknya.  Hanya Niang saja yang memperlihatkan perkembangannya walaupun masih kurang di penyelesaian akhir dan kepercayaan diri.

Seharusnya Berlusconi tidak menyalahkan Inzaghi atas hasil yang dicapai AC Milan.  tim yang musim lalu tercecer di posisi 8 dan mengalami masalah mental memang belum bisa bermain baik melawan tim yang sudah kompetitif.  Seedorf sendiri yang musim lalu menangani Milan 1/2 musim mengatakan bahwa dia diwarisi oleh tim yang buruk dan mengalami masalah mental.  Kalau memang Milan mau berkompetisi dengan baik di Seri-A dan Copa Italia, sebaiknya Berlusconi berikan kepercayaan sepenuhnya kepada Inzaghi, tidak mengintevensinya dan berikan dana segar untuk merekrut pemain.

sebagai milanisti, saya sudah paham kalau Milan memang banyak diminati oleh pemain-pemain sepakbola dan mengatakan Milan adalah mimpinya.  Dzeko bahkan memakai baju Milan dimana seharusnya dia masih jadi pemain Werder Bremen sampai City meminangnya, Santon pun begitu walaupun dia dibesarkan oleh Inter dan Thiago Silva yang secara terang-terangan ingin kembali ke Milan secepatnya

well, saya harap kita dapat melihat Milan yang 'sebenarnya' dan dapat berkompetisi secara kompetitif

Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun