Mohon tunggu...
Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono Mohon Tunggu... Administrasi - Palembang, Sumatera Selatan

puisi adakalanya menggantikan rembulan diwaktu malam dan hadir menemanimu di siang hari tatkala hatimu gundah maka aku adalah puisi.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Aku Buruh Outsourcing

4 Mei 2014   03:12 Diperbarui: 23 Juni 2015   22:54 81
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

(1)

Tidak mudah mendapatkan pekerjaan di negeri ini

Meski hanya sekedar buruh biasa, aku tetap bangga

Walaupun gajiku kecil tapi aku mensyukurinya

Aku dapat menghidupi isteriku dan dua orang anak

(2)

Aku buruh outsourcing bermasa kerja sepuluh tahun

Setiap tahun kontrak kerjaku diperpanjang perusahaan

Tak mengapa aku berbahagia menandatanganinya

Dengan tetap bekerja berarti dapurku selalu ngebul

(3)

Beberapa hari yang lalu aku diajak demo teman-teman

Katanya,” mari memperjuangkan nasib kita kedepan

Terus terang aku menolaknya, demo tak merubah nasib

Aku buruh outsourcing inginku sederhana, bekerja!

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun