Kenapa saya bicara tiga hal di atas? Karena saya perempuan. Kacamata yang saya gunakan sekarang adalah kacamata seorang perempuan. Apakah saya menjelekkan perempuan? Tidak. Saya tidak sejahat itu. Percayalah.
Dari tiga hal yang saya sebutkan tadi, saya punya simpulan saya sendiri, bahwasanya perempuan—seperti halnya juga laki-laki dengan sisi tampannya—ingin tampil cantik karena perempuan sebagai manusia lazimnya suka dipuji dan itu manusiawi.Â
Jadi, sudah jelas tak tepat rasanya jika alasan perempuan ingin tampil cantik untuk dinikmati sendiri. Kalau demikian kenapa makin banyak beauty influencer yang bermunculan? Kalau cuma sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri lantas mengapa semakin hari semakin banyak brand kosmetik—baru—dijual di pasaran?
Sila dijawab—pakai nurani kalau perlu. Dua dari tiga hal yang saya sebutkan tadi, mutlak pasti ada.
Salam cantik dari saya.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI