Mohon tunggu...
Katedrarajawen
Katedrarajawen Mohon Tunggu... Penulis - Anak Kehidupan

Merindukan Pencerahan Hidup Melalui Dalam Keheningan Menulis. ________________________ Saat berkarya, kau adalah seruling yang melalui hatinya bisikan waktu terjelma menjadi musik ... dan berkarya dengan cinta kasih: apakah itu? Itu adalah menenun kain dengan benang yang berasal dari hatimu, bahkan seperti buah hatimu yang akan memakai kain itu [Kahlil Gibran, Sang Nabi]

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Tuhan Ada Dimana-mana, Tidak Ada Dimana-mana, atau Ada Disana???!!!

3 Juli 2010   08:31 Diperbarui: 26 Juni 2015   15:07 202
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Humaniora. Sumber ilustrasi: PEXELS/San Fermin Pamplona

Berbagai teori dikemukakan dengan berbagai dalil dan kepintaran teori.Kitab sucipun dijadikan pedoman untuk mengungkapkan rahasia keberadaan Tuhan .
Ya , Tuhan !
Tiada habis untuk dibahas . Ada dan tiada Tuhan , masih menjadi pertentangan dan terus diperdebatkan dalam keyakinan masing-masing . Ia bagaikan makhluk UFO yang juga masih menjadi tanda tanya !

Seorang teman dalam perenungannya mengatakan ," Bila kamu berpikir Tuhan Ada , maka Ia memang Ada , bila kamu berpikir Tuhan Tidak Ada , maka Ia pun Tidak Ada !"
Apakah ini sebuah pemikiran yang mengada-ada ?
Bagi saya kalimat ini , tidak hanya bisa dimaknai sekedar kata ada dan tiada .

Ada dan tiadanya Tuhan , apakah tergantung keyakinan ???
Apakah ada dan tiadanya Tuhan juga hanya tergantung pemikiran ?
Perlu lebih dalam lagi untuk diselami .

Ada juga yang mengatakan Tuhan Ada dimana - mana . Ada kebenarannya . Dilain pihak ada juga yang mengatakan Tuhan Ada disana , disuatu tempat tertinggi . Tentu ada kebenarannya juga . Ada lagi yang menegaskan , Tuhan Tidak Ada dimana - mana ! Masih ada kebenarannya .

Lalu , yang paling benar pendapat yang mana ?

Tuhan , tidak bisa dikatakan dan dijelaskan , dan tidak terpikirkan itulah Kebenarannya !

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun