5. Orang dengan self-esteem tinggi cenderung memegang kendali atas kehidupan mereka, mengambil risiko, dan berani menghadapi tantangan baru.
Contoh Self-Esteem Rendah:
1. Seseorang dengan self-esteem rendah sering merasa tidak aman dan meragukan kemampuan serta nilai dirinya.
2. Mereka sering meragukan diri sendiri dan memiliki pandangan yang negatif tentang diri mereka sendiri.
3. Individu dengan self-esteem rendah cenderung mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain dan mencari validasi eksternal untuk merasa berharga.
4. Mereka mungkin merasa tidak layak atau tidak pantas mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan.
5. Orang dengan self-esteem rendah seringkali enggan mengambil risiko atau menghadapi tantangan baru karena ketakutan akan kegagalan atau penolakan.
Perlu diingat bahwa self-esteem dapat berfluktuasi dalam skala yang berbeda bagi setiap individu dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengalaman hidup, lingkungan sosial, dan pola pikir individu. Penting untuk diingat bahwa self-esteem dapat ditingkatkan melalui pengembangan diri, dan dukungan sosial yang positif.
4. Â Membangun Self-Esteem melalui Komunikasi Antar Pribadi yang Positif:
a. Menerima Diri Sendiri: Berbicara dengan diri sendiri secara positif dan menerima keunikan diri sebagai sesuatu yang berharga.
b. Mendengarkan dengan Empati: Mendengarkan orang lain dengan penuh perhatian dan menghargai pandangan dan perasaan mereka.