Mohon tunggu...
Kanya Anindita
Kanya Anindita Mohon Tunggu... Editor - Content Writer

I write a lot of topics including business, lifestyle & travel

Selanjutnya

Tutup

Financial

5 Tips Penyusunan Anggaran yang Efektif untuk Setiap Bisnis

22 Februari 2019   15:03 Diperbarui: 25 Februari 2019   15:07 1280
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Penyusunan anggaran merupakan proses merencanakan biaya sebagai upaya untuk mengendalikan dan mengawasi keuangan di masa depan. Tidak peduli ukuran bisnis Anda, penyusunan anggaran penting untuk dilakukan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan bisnis Anda sekaligus mengarahkan perkembangan bisnis Anda ke arah yang tepat.

Dalam artikel ini, kami merangkum lima cara efektif yang dapat dilakukan oleh setiap pemilik bisnis dalam menyusun anggaran mereka. 

1. Tentukan Anggaran untuk Setiap Departemen

Meskipun bisnis Anda masih kecil, memisahkan anggaran Anda untuk setiap divisi tetap penting untuk dilakukan. Ini akan membantu Anda mengontrol pengeluaran dan memastikan bahwa kebutuhan setiap divisi terpenuhi.  

Identifikasi kebutuhan dari setiap divisi di perusahaan Anda, lalu urutkan mulai dari yang kebutuhannya paling banyak hingga yang paling sedikit. Anda bisa mulai menentukan anggaran bulanan untuk divisi yang paling banyak kebutuhannya. 

Misalnya, Anda bisa menyusun anggaran untuk divisi pemasaran yang membutuhkan paling banyak dana untuk pemasangan iklan di media sosial. Setelah itu, bagikan sisa anggaran Anda untuk divisi-divisi lainnya sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. 

2. Catat Setiap Pengeluaran

Tak peduli sekecil apapun pengeluaran bisnis Anda, Anda tetap harus mencatatnya. Banyak pemilik bisnis yang menyepelekan pengeluaran-pengeluaran kecil, padahal ini lah yang bisa menyebabkan pengeluaran perusahaan menjadi membengkak. 

Jangan lupa pula untuk memonitor setiap pengeluaran bisnis Anda. Anda mungkin menggunakan anggaran bisnis Anda untuk hal-hal yang tidak memberikan profit bagi bisnis Anda.

Untuk memudahkan Anda melacak dan mengidentifikasi pengeluaran, pertimbangkan untuk menyimpan catatan pengeluaran Anda secara elektronik menggunakan aplikasi keuangan berbasis cloud. Dengan aplikasi ini, Anda akan dapat menghemat banyak waktu ketika melacak data pengeluaran Anda dan semuanya disimpan secara aman dalam sistem terpusat.

3. Pisahkan Biaya Tetap dari Biaya Total

Biaya pengeluaran tetap adalah biaya yang Anda keluarkan untuk kebutuhan tetap Anda setiap bulannya. Jumlahnya biasanya tidak berubah dan tidak dipengaruhi oleh volume, contohnya yakni gaji karyawan, biaya sewa gedung, biaya pemakaian internet, dan lain-lain. Memisahkan biaya pengeluaran tetap dari biaya pengeluaran total akan memudahkan Anda dalam memprioritaskan anggaran Anda.

4. Lakukan Prakiraan Arus Kas yang Realistis

Penyusunan anggaran harus melibatkan prakiraan arus kas. Meskipun tidak bisa 100 persen tepat, perlu diingat bahwa Anda harus mengestimasi arus kas Anda serealistis mungkin. Estimasi yang jauh dari kenyataan hanya akan memberikan harapan palsu dan masalah besar bagi Anda. 

Oleh karena itu, gunakan perangkat lunak keuangan untuk menghindari kesalahan dalam data finansial Anda sehingga prakiraan yang dihasilkan akan mendekati sempurna. Dengan menggunakan aplikasi keuangan dari HashMicro, Anda dapat membuat prakiraan pendapatan dan pengeluaran Anda secara akurat hanya dalam hitungan detik. 

5. Evaluasi Kinerja Penyusunan Anggaran Anda

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun