Di antara gedung-gedung tinggi yang menjulang,
Terdengar jerit pilu di balik tembok beton.
Pembangunan melaju, tak peduli suara tangisan,
Rakyat kecil terpinggirkan, terabaikan dalam keramaian.
Dulu, tanah subur milik petani sederhana,
Kini berubah menjadi lahan pabrik megah.
Sawah dan ladang lenyap, digantikan bangunan besar,
Rindu akan hijau, akan damai yang telah hilang.
Kota-kota penuh gemerlap, lampu-lampu malam berkilauan,
Tapi di sudut-sudut gelap, ada hidup yang terlupakan.
Orang-orang miskin bertahan, di bawah bayang-bayang menara,