Kota Bandung, ibu kota Provinsi Jawa Barat, terkenal dengan julukan "Kota Kembang" dan keindahan alamnya yang memikat. Sebagai salah satu pusat pendidikan, pariwisata, dan ekonomi di Indonesia, Bandung memiliki potensi besar untuk menjadi kota yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis. Dalam mewujudkan visi ini, prinsip Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera) yang diusung oleh Bung Karno menjadi landasan penting.
#### Konsep Kota Unggul
Kota unggul adalah kota yang mampu bersaing di berbagai bidang, baik di tingkat nasional maupun internasional. Untuk mencapai predikat ini, Bandung harus meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik. Pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, jembatan, dan transportasi publik yang efisien sangat diperlukan untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan mobilitas warga. Selain itu, perlu adanya inovasi dalam bidang teknologi dan pendidikan, dengan memperbanyak fasilitas riset dan pengembangan (R&D) serta memperkuat kemitraan dengan perguruan tinggi dan industri.
#### Kota Nyaman
Kenyamanan kota tidak hanya diukur dari infrastruktur yang baik, tetapi juga dari lingkungan yang bersih dan sehat. Bandung perlu menggalakkan program penghijauan dan pengelolaan sampah yang efektif. Selain itu, penyediaan ruang publik seperti taman, trotoar yang ramah pejalan kaki, dan jalur sepeda dapat meningkatkan kualitas hidup warga. Pemerintah Kota Bandung juga harus memastikan bahwa pelayanan kesehatan dan pendidikan dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan masyarakat.
#### Kota Sejahtera
Kesejahteraan masyarakat adalah salah satu tujuan utama pembangunan. Untuk mewujudkan kota yang sejahtera, Bandung harus menciptakan lapangan kerja yang layak dan merata. Pengembangan sektor ekonomi kreatif, industri kecil dan menengah (IKM), serta pariwisata dapat menjadi solusi untuk mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, program-program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan dan akses permodalan bagi UMKM, perlu diperkuat.
#### Kota Agamis
Bandung sebagai kota agamis berarti mengedepankan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat diwujudkan dengan menyediakan fasilitas ibadah yang memadai dan mengadakan kegiatan keagamaan secara rutin. Selain itu, pendidikan karakter berbasis agama harus ditanamkan sejak dini di sekolah-sekolah. Pemerintah juga perlu bekerja sama dengan tokoh agama untuk menyosialisasikan nilai-nilai moral dan etika kepada masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan toleran.
#### Prinsip Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera)