Apa itu P5 Kurikulum Merdeka dan Bagaimana Penerapan nya?
Apa itu P5 Kurikulum Merdeka?
P5 Kurikulum Merdeka adalah pendekatan pembelajaran yang diusung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Indonesia. Pendekatan ini bertujuan untuk memperkuat karakter bangsa dan membentuk generasi yang berjiwa merdeka, kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
P5 adalah singkatan dari "Panca Prasetya Korpri", yaitu lima prinsip dasar yang menjadi pedoman Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia), yaitu Nasionalisme, Humanisme, Kerja Keras, Gotong Royong, dan Profesionalisme. Penerapan P5 dalam kurikulum merdeka bertujuan untuk membangun karakter bangsa yang tangguh, mandiri, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.
Kapan Kurikulum Merdeka di berlakukan?
Kurikulum merdeka ini akan segera di berlakukan pada tahun 2023 sampai 2024 melansir dari kompas.dan Kurikulum 2023 Masih menggunakan kurikulum lama,yakni kurikulum 2013 yang di sederhanakan atau Kurikulum darurat.
Bagaimana Penerapan P5 Kurikulum Merdeka ?
Beberapa kunci sukses dalam penerapan P5 Kurikulum Merdeka adalah sebagai berikut:
Guru yang Berkompeten
Guru memiliki peran yang sangat penting dalam penerapan P5 Kurikulum Merdeka. Guru harus memiliki kompetensi yang memadai dan menguasai materi pelajaran dengan baik. Selain itu, guru juga harus mampu memotivasi dan membimbing siswa untuk mengembangkan karakter merdeka yang diharapkan.
Pembelajaran yang Aktif dan Kreatif
Pembelajaran harus dilakukan dengan cara yang aktif dan kreatif, sehingga siswa lebih terlibat dalam proses belajar-mengajar. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran yang inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek, diskusi, simulasi, dan sebagainya.
Peningkatan Kualitas Sekolah
Kualitas sekolah juga menjadi faktor penting dalam penerapan P5 Kurikulum Merdeka. Sekolah harus mampu menciptakan lingkungan yang kondusif dan mendukung proses belajar-mengajar. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah, mengembangkan kurikulum yang relevan dan inovatif, serta memfasilitasi pelatihan dan pengembangan guru.
Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat
Orang tua dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam penerapan P5 Kurikulum Merdeka. Mereka harus aktif terlibat dalam mendukung dan memantau proses pembelajaran di sekolah, serta memberikan dukungan moral dan materiil bagi siswa dan guru.
Evaluasi dan Pengembangan Kontinu
Evaluasi dan pengembangan kontinu juga menjadi kunci sukses dalam penerapan P5 Kurikulum Merdeka. Sekolah harus mampu melakukan evaluasi secara periodik untuk mengetahui sejauh mana pencapaian target dan tujuan yang telah ditetapkan.Â