Mohon tunggu...
Jefrianus Tamo Ama
Jefrianus Tamo Ama Mohon Tunggu... Penulis - Mahasiswa

-Jadilah orang yang berguna dan bermanfaat untuk keluarga dan masyarakat-

Selanjutnya

Tutup

Hukum

Hukum Progresif dalam Konteks Peradilan yang Bersih

11 Desember 2023   04:15 Diperbarui: 23 Juni 2024   04:28 67
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Hukum. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Hukum progresif sebuah teori yang yang merubah ketimpangan pembentukan dan penerapan hukum secara kritis, dalam hal untuk merombak segalah macam tumpang tindih pembentukan dan penerapan hukum, baik produk hukum, peradilan, serta sikap badan penegak hukum dalam penerapan hukum.

Kehadirannya hukum progresif tidak mengindahkan sebuah kesenjangan yang terjadi di masyarakat. Hukum progresif adalah salah satu teori hukum yang gagas oleh Prof. Satjipto Rahardjo. Dengan demikian menurut hukum progresif berasumsi bahwa hukum adalah untuk manusia, bukan manusia untuk hukum. Hukum hadir untuk manusia dalam rangkah mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan.

Dalam rangkah penegakan hukum dalam konteks hukum progresif, Menurut Prof. Satjipto Rahardjo, penegakan hukum progresif dalam menjalankan hukum tidak hanya sekedar kata-kata hitam-putih dari peraturan (according to the letter), melainkan menurut semangat dan makna lebih dalam (very meaning) dari undang-undang atau hukum dalam arti luas. Penegak hukum tidak hanya kecerdasan intelektual, melainkan dengan kecerdasan spiritual. Dengan kata lain, penegak hukum yang dilakukan dengan penuh determinasi, empati, dedikasi, komitmen terhadap penderitaan bangsa dan disertai keberanian untuk mencari jalan alternatif dari pada yang biasa dilakukan.

Hukum progresif sebuah hukum yang memberikan sebuah jalan alternatif sebuah ketidak adilan penegak hukum dalam menegakkan hukum. bagaimana praktek peradilan dalam menindakkan perkara kadang kalah mengalami tumpang tindih, makah kehadiran hukum progresif di Indonesia memiliki peran yang sangat penting bagaimana para penegak hukum memakai kaca mata hukum progresif tersebut sebagai landasannya. seperti yang diuraikan di atas bahwa penegak hukum tidak hanya kecerdasan intelektual, melainkan dengan kecerdasan spiritual. Dalam artian penegak hukum harus melihat perkara itu  dengan cara pendekatan moralitas.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Hukum Selengkapnya
Lihat Hukum Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun