Mohon tunggu...
Penulis Senja
Penulis Senja Mohon Tunggu... Guru - Guru Honorer

Selamat Datang di Konten Blog saya, semoga dapat menghibur dan menginspirasi kalian semua. Silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar untuk request cerpen, puisi, artikel atau yang lainnya. Terima kasih.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kata yang Belum Sempat Terucap

12 Mei 2024   15:40 Diperbarui: 12 Mei 2024   16:09 180
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Di lipatan memori, ada kata-kata  

Yang belum sempat terucap, terperangkap dalam bisu,  

Mengendap di ujung lidah, terkunci dalam dada,  

Menunggu waktu untuk meluncur bebas, berlabuh pada telinga yang tepat.

Kata-kata itu berdenyut, menari dalam keremangan,  

Seperti bintang yang berkelip di langit malam yang mendung,  

Berharap cahayanya menembus kegelapan,  

Menyapa dunia yang tidak tahu ia ada.

Setiap hari mereka bergulat dengan keheningan,  

Berusaha keras untuk tidak hilang, tenggelam oleh kata lain,  

Mereka adalah pesan dari hati yang terdalam,  

Saksi bisu dari perasaan yang paling jujur.

Mereka ada di sana saat senja mereda,  

Ketika hujan turun membasahi bumi,  

Dalam kehangatan cangkir kopi, dalam dekap erat pelukan,  

Selalu ada, selalu merindukan kesempatan untuk terdengar.

Kadang-kadang kata-kata itu mendesak, keras,  

Berusaha menerobos tembok kebisuan yang kuat,  

Tapi seringkali, mereka hanya bisik,  

Lembut dan malu, takut akan penolakan.

Oh, berapa banyak cinta yang belum diakui?  

Berapa banyak maaf yang tak terkatakan?  

Berapa banyak selamat tinggal yang tertunda?  

Berapa banyak terima kasih yang masih terpendam?

Di ruang antara apa yang kita rasa dan apa yang kita ucapkan,  

Banyak kata yang belum sempat terucap bersemayam,  

Mengharap suatu hari nanti, dalam keberanian atau keputusasaan,  

Mereka akan terlepas, terucap, dan akhirnya---terdengar.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun