Lukaku semerah mawar
Seranum mawar berembun
Cerai murai perkelopak
Satu luruh
Di susul yang lainnya
Jatuh layu dikaki tanah
Berserakan
Setiap cerita
Mewakili setiap luka
Setiap luka
Adalah sarinya ketakberdayaan
Waktu terus menyemai
Berbilang musim
Lukaku meruyak
Hanya akan sembuh bilas
Oleh
Cinta-Mu ya Rabb
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!