Belakangan ini marak sekali terjadi hal penyimpangan, tidak hanya di dunia nyata namun juga di dunia maya. Contoh saya pribadi seorang gamer yang pasti nya melihat arus sebuah video game kemana, Bumbu-bumbu LGBT juga mulai di munculkan untuk konten di dalam sebuah video game, walaupun tidak secara terang-terangan namun cukup terlihat. Hal ini juga artinya memang LGBT ini udh sebegitu besarnya sehingga apapun itu harus memiliki konten untuk mengakomodir kaum-kaum ini. Mungkin bagi yang belum mengetahuinya akan berpikir jika, Mungkin tidak sepengaruh itu. Namun pada kenyataan nya banyak sekali Orang yang tadinya "Normal" menjadi menyimpang karena tergiur melakukan hal yang ada disitu.
Darurat LGBT di dunia permainan Video Game
Pada zaman dahulu, Game itu mungkin akan terasa asik dimainkan tanpa adanya Adegan yang mengandung unsur LGBT yang dimana ini juga sangat berbahaya jika di mainkan oleh anak di bawah umur yang akan merusak generasi muda penerus bangsa. Sering di jumpai biasanya di video game buat perusahaan Orang Barat baik orang Eropa maupun Orang US. Ini merupakan darurat international karena dapat merusak generasi Muda baik kalangan Anak-anak,Remaja,Maupun Orang Dewasa ini sangat nyata dampaknya & tergiur melakukan adegan yang mengandung unsur demikian.
Sebagai Contoh, Perusahaan game ternama bernama EA, mereka bahkan secara terang-terangan mendukung adanya komunitas Kaum LGBT ini & sepakat untuk memasukan konten-konten Berbau "Lesbian,Gay,Bisexual,Transgender" & masih banyak lagi perusahaan ternama yang Mendukung adanya LGBT ini
Pentingnya untuk memfilter mana yang baik/buruk
Kesimpulannya mungkin adalah bijaklah jika ingin bermain game karena diri sang penulis juga seorang gamer namun kita sebagai manusia normal juga pandai-pandai memilah agar tidak terjerumus pada hal yang sesat ini. Semoga hal ini bisa berkurang & bahkan lenyap di dunia ada nya LGBT ini untuk menciptakan generasi muda yang Unggul sekaligus Mewujudkan mimpi Indonesia Maju 2045.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H