Cara kita berbahasa Inggris dan mengutarakannya adalah keterampilan yang bisa mencerminkan ketaatan kita kepada aturan serta sejauh mana pemahaman kita dengan bahasa ini. Di banyak kesempatan saya melihat ada beberapa kesalahan dalam penggunaan bahasa Ratu Elizabeth ini yang disebabkan oleh kebiasaan penggunaan yang salah tetapi dianggap “benar” dan juga faktor eksternal atau internal dalam keseharian kita.
Berikut adalah beberapa catatan kesalahan berbahasa Inggris yang wajib kita betulkan, terutama bagi pelajar/profesional yang harus banyak membuat laporan atau membuat pertemuan dengan orang asing yang “hanya” mau menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa keseharian. Check this out.
1.Kesalahan menggunakan bentuk kata ganti berbentuk objek setelah kata kerja “to be” :
a.It is I (Benar) b.It is me (Salah)
b.It was she (Benar) b.It was her (Salah)
Note : Tapi dalam pembicaraan kadang-kadang yang digunakan : “It’s me” atau “It’s her”
2.Kesalahan menggunakan bentuk kata ganti berbentuk objek setelah kata penghubung (conjunction) “than”:
a.Rina is taller than I (am) (Benar)
b.Rina is taller than me (Salah)
Note : Setiap akhir kata “than” bila ada kata ganti (pronoun), harus diikuti kata dalam bentuk subjek seperti I, he, she, it, we, they etc.
3.Kesalahan menggunakan bentuk kata ganti berbentuk subjek setelah kata depan “between”