KETEGUHAN SIANG
Ia adalah siang ...
Dari musim kering, lagi gersang
Di kepalanya matahari
Terik yang sesekali jatuh ke bumi
Siapa sangka ia pernah meminta
Satu keteguhan hanya kepada-Nya
Untuk sebuah kenyamanan
Ia bungkam mulutnya kemudian
Dengan silir-semilir angin
Juga perihal bahagia yang ia ingin
Benar-benar enggan bersuara
Kala menertawakan sendiri nasibnya
Baca juga: Dulu, Sebelum Hilangmu
Sumedang, 5 Juni 2024
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI
Baca juga: Secangkir Kopi dan Puisi
Baca juga: Telah Lagi Juni, Bapak
Beri Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!