TAK CUKUP HANYA BICARA
Hei, engkau!
Yang taburkan noktah memukau
Di ladang nista menanam dosa-dosa
Di mana nurani? Sungguh kau tak tahu diri
Demi ambisi, kausulap duri jadi padi
Pemikat sesat
Menjerat dengan tipu muslihat
Hanya bisa ternganga
Ketika menyaksikan peristiwa
"Sialan," umpatku.
Caci maki lain sampai ke hulu
Duhai, amarah pun bertakhta
Lalu mengapa aku diam saja?
Bukankah segala tak cukup hanya bicara?
Sumedang, 3 April 2022
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI