Tidak perlu lagi menjelaskan kasus kematian seorang Brigadir J yang mati ditangan atasannya. Â Masyarakat Indonesia lebih tahu kejahatan yang dilakukan oknum Polri FS dan dapat menyimpulkan dari setiap informasi yang beredar di media sosial.
Kita perlu berterima kasih atas pengorbanan Brigadir J. Apa yang terjadi jika tanpa adanya Brigadir J? Pastinya itu menjadi sarang Mafia yang tak pernah tersentuh. Dua kejadian penting beruntun yakni kasus kematian Brigadir J dan terungkapnya dunia gelap ditubuh Polri diantaranya mafia judi online yang dipegang oleh oknum para jenderal Polri yang terkenal dengan istilah KAISAR SAMBO.
Atas nama masyarakat Indonesia, harusnya kita berterima kasih dan memberikan penghormatan kepada Brigadir J sebagai ksatria bangsa meskipun beberapa waktu lalu tidak dimakamkan secara kedinasan.
Benar kata Wakil Presiden Pertama Indonesia Moh. Hatta: "Pahlawan yang setia itu selalu berkorban dan tidak mencari nama."
Kasus ini membuka mata masyarakat Indonesia bahwa POLRI punya dunia gelapnya sendiri dan itu tidak tersentuh sampai kematian Brigadir J. Ia dimakamkan tanpa penghormatan, layaknya pahlawan yang gugur di medan laga tanpa menyisahkan tubuh.
Terima kasih Brigadir J. Engkau pahlawan dan gambaran wajah Polri yang sebenarnya. Terima Kasih juga Presiden atas dukungannya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H