Mohon tunggu...
Indrian Safka Fauzi
Indrian Safka Fauzi Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Praktisi Kesadaran Berketuhanan, Kritikus Fenomena Publik dan Pelayanan Publik. Sang pembelajar dan pemerhati abadi. The Next Leader of Generation.

🌏 Akun Pertama 🌏 My Knowledge is Yours 🌏 The Power of Word can change The World, The Highest Power of Yours is changing Your Character to be The Magnificient. 🌏 Sekarang aktif menulis di Akun Kedua, Link: kompasiana.com/rian94168 🌏

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Menikmati Keindahan Teras Ciseupan di Cimahi

19 September 2022   14:15 Diperbarui: 19 September 2022   14:32 4338
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Teras Ciseupan Cimahi (Dokpri)

Selamat siang sahabat setia Kompasianer dan Readers.

Kemarin sore bada Ashar (tanggal 18 September 2022) saya dan adinda (adik perempuan saya) jalan-jalan mencari destinasi wisata di Kota Kelahiran saya dimana lagi kalau bukan Kota Cimahi.

Tanpa direncanakan mau kemana, saat Adik saya mengendarai motor dengan piawainya. Terlintas di benak adinda untuk mengajak saya melihat keasrian dan keindahan destinasi wisata Kota Cimahi yang relatif masih baru terdengar bahkan ditelinga saya sebagai warga kota Cimahi lho!

Destinasi itu berada di Daerah Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, berada di Jalan Sanghyang Pancaka Hill.

Jalan yang kami lewati cukup ngeri-ngeri sedap juga bosque (setelah mulai masuk Jalan Sanghyang Pancaka Hill dan ada belokan yang dijaga Satpam yang ramah hati), turunan yang cukup tajam dan tanjakan agak tajam tapi mantap permukaan jalannya begitu mulus jadi kami tak begitu khawatir, sensasi berkendara yang menghiasi adrenalin kami menuju destinasi wisata. Adinda memang punya DNA pengendara motor handal persis Ayahanda saya.

Mengingat sudah lama sekali saya tidak membawa motor, di rumah bae sing betah. Kata Mamah saya, "Sayang uangnya kalau cuma buat beli bensin, emang Aa mau kemana! Pakai motor untuk antar mamah ke Pasar dan bayar tagihan listrik internet bulanan saja, nanti mamah yang bayar bensinnya!" Ada-ada saja.

Kami kemudian masuk menuju lahan parkir dengan biaya parkir motor sebesar Rp. 3.000 Rupiah.

Untuk tiket masuk, karena kami 2 orang, kami membayar Rp. 10.000 Rupiah.

Teras Ciseupan Cimahi (Dokpri)
Teras Ciseupan Cimahi (Dokpri)

Wah ada spot foto yang menarik nih sahabat. Boleh dicoba nih, seperti yang ada di foto ini.

Keren sekali pemandangan fotonya.

Lalu kami menelusuri ada setiap fasilitas wisata, terdapat tenda-tenda penginapan, yang penuh dengan pernak-pernik ornamen yang memberi nilai tambah visual dalam tenda. 

Banyak pengunjung yang berfoto ria di sudut-sudut tempat wisata. Selain itu kami melihat pengunjung melahap hidangan dengan nikmat tersajikan yang ditawarkan oleh tempat wisata ini. Saya dan adinda sempat melihat daftar menu hidangan makanan dan minuman, kami memberikan masukan melalui tulisan ini, saya harap pihak pengelola menambah variasi hidangannya yah!

Pemandangan Danau dan Spot Foto (Dokpri)
Pemandangan Danau dan Spot Foto (Dokpri)

Kami disuguhkan pemandangan asri dari danau Ciseupan. Dimana masyarakat sedang bersuka ria memancing disana. Keren abis. Nampak sangat natural kesan yang kami dapatkan.

Foto Spot Unik Lainnya (Dokpri)
Foto Spot Unik Lainnya (Dokpri)

Bagi yang senang mengoleksi gallery wisata. Destinasi Wisata di Kota Kelahiran saya ini, nampaknya cucok banget deh untuk dicoba.

Semoga pihak pengembang wisata Teras Ciseupan dipenuhi ide-ide cemerlang dan brilian untuk mewarnai Kota Cimahi tidak hanya dikenal sebagai Kota Hijau dan Kota Tentara saja yang khas. Tapi juga menjadi destinasi wisata yang sangat unik dan menarik para pengunjung yang datang dari berbagai tempat untuk menikmati keindahan alam dan wisata tersaji di Kota Cimahi.

Kami pun kemudian pulang meninggalkan lokasi wisata dengan puas hati, gallery wisata kami bertambah, dan penuh kenangan indah. Ada sedikit intermeso, perihal percakapan saya dengan adinda.

"Neng, emang jalan-jalan begini gak boros bensin?"

"Ah! Bensin masih kebeli ini, cuman lihat tagihan bayaran di pom bensin aja bikin dompet menjerit!"

"Emang eneng beli Pertamax?"

"Iya dong! Males ngantri-ngantri!"

"Orang Kaya..." Ujar saya sembari tepuk tangan.

Apa daya saya hanya rakyat jelata, yang memelas boncengan sang Adik untuk diajak jalan-jalan menghirup udara kendaraan bermotor di keramaian dan padatnya pemakai jalanan Kota Cimahi. 

Adik saya sudah mampu membeli kendaraan bermotor pribadi dan memberikan sejumlah upah kepadaku, karena saya membantu adik dalam bertugas, walau tidak sering... memang adik yang baik hati dan penyayang kakak. (Nb: Uang upah dari Adik dan uang K-Reward saat ini saya berikan untuk Ibunda seluruhnya, dengan alasan saya senang hidup dalam kefakiran. Ada-ada saja)

Demikian Review dari kami berdua tentang Teras Ciseupan Cimahi.

Cimahi... Juara dihatiku.

Tertanda.
Rian.
Cimahi, 19 September 2022.

Indrian Safka Fauzi untuk Kompasiana.
For our spirit... Never Die!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun