Proses ke depan sudah selayaknya warga masyarakat beralih ke moda transportasi umum. Sedikit mengalah untuk kebaikan bersama tentunya menjadi suatu hal yang sikap sangat ksatria dalam menjalani kehidupan.
Artinya kita dapat menyelamatkan keburukan yang akan terjadi akibat adanya kemacetan. Memandang jauh ke depan untuk masa depan Jakarta dan masa depan bangsa yang harus diutamakan. Saatnya menaruh kendaraan pribadi baik itu motor dan mobil jika melaksanakan tugas bekerja. Saatnya para pejabat ASN menggunakan kendaraan umum dalam satu minggu dua atau tiga kali merasakan denyut nadinya masyarakat.
Kepedulian kita dalam memaknai polusi udara yang ditimbulkan salah satunya kemacetan akibat dari knalpot kendaraan bermotor. Semua warga yang memang jarak kantornya dilintasi oleh LRT, MRT, Transjakarta suka tidak suka harus berganti moda kendaran. Kota Jakarta haruslah kita rawat dengan bijak dari seluruh elemen unsur pendukung yang ada di dalamnya. Jakarta ingin sehat maka kepedulian dari warganya untuk beralih moda transportasi umum.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H