Mohon tunggu...
Indah Rahmahdaniyati
Indah Rahmahdaniyati Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mahasiswa Program Sarjana (S1) Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Palangka Raya 2021

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pentingnya Kualitas Pendidikan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi

5 Juli 2023   13:49 Diperbarui: 6 Juli 2023   17:09 279
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Berbicara tentang pendidikan di Indonesia memang tidak ada akhirnya pasti akan selalu ada topik-topik terbaru dan menarik setiap saatnya. Tetapi, tidak dapat dipungkiri juga bahwa pendidikan di Indonesia selalu menjadi sorotan. Di Indonesia, kata pendidikan tidak lepas dengan yang namanya sekolah. Jika kita berbicara tentang pendidikan di Indonesia, hal pertama yang terlintas di pikiran kita semua ialah sekolah. Banyak masyarakat Indonesia diluar sana yang ingin sekolah tetapi tidak semua masyarakat memiliki kesempatan yang luar biasa seperti masyaraka lainnya. Padahal kita hidup di negara yang sama yang mana pendidikan lebih diutamakan dan menjadi hak dasar bagi masyarakat Indonesia. Namun, realitanya pendidikan di Indonesia masih memiliki banyak tantangan dalam pemenuhan hak pendidikan setiap individu. Pendidikan merupakan salah satu pembentuk masa depan bangsa yang cerah dan berkelanjutan.

Pendidikan di Indonesia menghadapi berbagai macam permasalahan dalam masyarakat. Ketika sebagian masyarakat tidak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang baik, maka kesenjangan sosial dan ekonomi menjadi menurun. Setiap tahun, Indonesia selalu mempunyai kemajuan terutama di bidang pendidikan. Namun, meskipun kemajuan telah dicapai, masih ada tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Faktor-faktor seperti kurikulum yang tidak sesuai dengan kebutuhan zaman, kualitas guru yang bervariasi, kurangnya sumber daya dan fasilitas pendidikan yang memadai, serta metode pengajaran yang kurang interaktif menjadi permasalahan yang harus diatasi.

Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini terbilang rendah jika di bandingkan dengan negara-negara lain yang ada di dunia. Dikutip dari laman badan pusat statistik per tanggal 02 Juli 2023, menyatakan bahwa Masalah yang serius dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan di berbagai jenjang pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Dalam hal itulah yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan yang menghambat penyediaan sumber daya menusia di Indonesia.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satu faktornya adalah kualitas guru yang masih kurang. Kekurangan guru di Indonesia, disebabkan karena guru tidak dapat sepenuhnya memanfaatkan potensi siswa. Pendidik terus memaksa siswa untuk mempelajari segala sesuatu tanpa memperhatikan kebutuhan, minat, dan kemampuan masing-masing siswa. Pendidikan harus menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan menyenangkan bagi anak dengan memperhatikan kebutuhan anak. Daripada memaksakan pencarian informasi tentang sesuatu yang membuat anak tidak nyaman, proses pendidikan yang baik adalah membiarkan anak lebih kreatif. Selain itu, sikap dan disiplin siswa yang juga masih kurang. Faktor kedua adalah sistem pendidikan yang tidak sesuai dengan waktu belajar. Jam mengajar di sekolah-sekolah di Indonesia yang panjang membuat siswa sulit mengembangkan minat dan bakatnya melalui kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi. Jika waktu luang setelah kegiatan belajar mengajar dapat digunakan untuk mengembangkan sikap manajerial dan kreatifitas siswa tersebut. Waktu belajar yang terlalu lama membuat siswa mudah lelah dan stress sehingga menganggap belajar di sekolah adalah kegiatan yang menyita waktu, padahal sekolah adalah sarana belajar untuk mengembangkan potensi yang dimiliki setiap siswa.

Faktor ketiga adalah mahalnya biaya pendidikan. Karena mahalnya biaya pendidikan dari TK hingga perguruan tinggi, pendidikan tidak dapat terdistribusi secara merata sehingga mengakibatkan kurangnya kesempatan belajar. Terutama di populasi terbelakang yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan. Banyak orang miskin tidak dapat mengikuti kegiatan belajar karena biaya pendidikan yang mahal. Akibatnya, banyak anak miskin yang bekerja untuk orang tua mereka daripada mengemis untuk menafkahi keluarga mereka. Hal ini berdampak pada sumber daya manusia di Indonesia.

Dampak dari rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia, antara lain:

  • Kurangnya kualifikasi tenaga kerja
  • Rendahnya daya saing global
  • Ketimpangan sosial dan ekonomi
  • Rendahnya kemampuan literasi dan numerasi
  • Keterbatasan akses terhadap kesempatan pendidikan yang lebih tinggi
  • Keterbatasan inovasi dan pengembangan

Dapat dilihat dari dampak di atas bahwa rendahnya kualitas pendidikan mempunyai dampak yang sangat besar untuk kesejahteraan sosial.  Menurut Mari Pangestu mantan Menteri Perdagangan dan ahli ekonomi Indonesia, menyatakan bahwa beliau telah menyoroti pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan untuk mendorong daya saing ekonomi. Ia berpendapat bahwa investasi dalam sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan dan pelatihan akan menjadi kunci untuk mencapai pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Sedangkan, menurut Ari Kuncoro, ekonom dan Rektor Universitas Indonesia, menyatakan bahwa pentingnya peningkatan kualitas guru dan akses pendidikan yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia. Ia berpendapat bahwa investasi dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas akan berdampak positif pada inovasi, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi dan sosial. Maka dari itu, kualitas pendidikan harus mengalami peningkatan lagi karena kualitas pendidikan sangat memengaruhi kesejahteraan sosial maupun ekonomi di Indonesia.

Menurut Saya, kualitas pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan masyarakat atau setiap orang. Pendidikan yang berkualitas merupakan sarana untuk membuka peluang dan meningkatkan kesejahteraan. Kualitas pendidikan juga merupakan faktor kesuksesan setiap individu atau orang. Pendidikan yang baik dapat memberikan pengetahuan, keterampilan, dan landasan yang diperlukan untuk meraih keberhasilan dalam kehidupan pribadi dan karir di masa yang akan datang.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun