“Perusahaan China ini memboyong pekerja pekerja China ini ke Sibolga untuk mengerjakan proyek PLTU tersebut, tidak hanya insinyur China tetapi juga pekerja pekerja kasar dari China. Insinyur Indonesia relatif tidak laku di sana, padahal banyak insinyur listrik lulusan ITB, UI dan perguruan tinggi lainnya yg mampu mengerjakan proyek tersebut." lanjutnya.
Nah, penulis sih masih menunggu koreksian dari Jokowi yang perhari ini masih menjadi lelucon yang tidak lucu yang di share di pelbagai wall post, cuitan, topik dan artikel. Kehendak Jokowi untuk berharap budaya internat positif jika dimaksud untuk meredam serangan-serangan kepada pola kebijakannya, counter attack kepada postingan para panasbung pro Jokowi tidak akan serta merta berhenti sampai suatu saat didapatkan sebuah momentum yang menjadi klimaks kontemplatif semua kubu. Entah itu apa.
Yang jelas jangan sampai kesan kacang lupa kulitnya menjadi meme baru. Kurang lebih begitu.
Salam Anti Blokir Situs Islam Kritis!
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI