Mohon tunggu...
Imam Abdul
Imam Abdul Mohon Tunggu... Lainnya - Pembelajar

Bersama tulisan untuk mencerdaskan Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Peningkatan Taraf Kesehatan Masyarakat Melalui Perawatan PAM Assalaam di Dukuh Jetis Wetan dan Jetis Kulon

2 November 2021   23:10 Diperbarui: 2 November 2021   23:51 290
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dusun Jetis Kulon dan Dusun Jetis Wetan merupakan dusun di Desa Jetis Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah. Dua dusun ini tergolong wilayah padat penduduk yang topografinya memiliki karateristik wilayah yang relatif datar. Pemenuhan kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga kedua dusun tersebut bergantung pada air sumur yang bersumber pada air permukaan. 

Hal ini menyebabkan ketersediaan air sangat bergantung pada perubahan musim. Ketika musim hujan ketersediaan air melimpah, namun sebagian besar ketika musim kemarau keadaan sumur-sumur warga mengalami kekeringan.  Permasalahan ini terjadi terusmenerus selama duat tahun, menyebabkan  perkumpulan warga masyarakat "PAM Assalaam" pada akhir tahun 2018 bersama-sama membuat sumur dalam dan mendistribusikan air ke warga masyarakat. Pengguna air PAM Assalaam cukup banyak meliputi 2 dusun yaitu dusun Jetis Kulon dan Dusun Jetis Wetan. Berikut ini Peta daerah Wilayah kerja Kelompok PAM Assalaam.

Wilayah kerja perkumpulan PAM Assalaam/Dokpri
Wilayah kerja perkumpulan PAM Assalaam/Dokpri

Pada awal berdirinya, warga pengguna jasa PAM ASSALAAM berjumlah 150 kepala keluarga, karena permintaan warga untuk sambungan air makin bertambah mencapai 211 kepala keluarga. Meningkatnya permintaan tersebut berdampak pada makin kecil aliran air ke setiap rumah warga karena persediaan air yang tidak mencukupi. Untuk mengatasi masalah tersebut dibuat sumur dalam yang kedua kalinya. 

Dengan dibangunnya dua sumur dalam, kebutuhan air bersih untuk masyarakat dapat teratasi. Seiring berjalannya waktu pada pengelolaan air PAM Assalaam terdapat dua permasalahan pokok yang harus segera di atasi untuk tetap menjaga mutu air, yaitu ditemukan adanya pasir halus yang terlarut dalam airan distribusi air, sebagian mengendap di bak penampung air dan pipa distribusi sehingga menyebabkan air tidak dapat mengalir dengan lancar ke pelanggan; juga pada kualitas air ditemukan tingginya kadar bakteri coli yang berpotensi dapat mengganggu kesehatan warga pengguna air PAM ASSALAAM.

Selama tiga tahun sejak terbentuknya PAM Assalaam, pengelola PAM Assalaam senantiasa berusaha untuk menjaga mutu air serta pendistribusian air kepada warga. Namun, terdapat dua permasalahan pokok dalam pengelolaan PAM Assalaam. Pertama, adanya pasir halus yang terlarut dalam air. Endapan pasir halus ini menyebabkan bak penampungan cepat kotor sehingga harus sering diadakan pengurasan bak serta terhambatnya distribusi aliran air  ke pelanggan  karena pipa jalur ditribusi tertutup oleh endapan pasir sampai 50% sehingga menyumbat meteran air.

Pipa Jalur distribusi/Dokpri
Pipa Jalur distribusi/Dokpri

Permasalahan endapan pasir halus berdampak pada tersendatnya distribusi air kepada pelanggan, pengelola PAM Assalam mengatasi secara parsial melalui proses pembersihan jalur pipa menuju rumah warga. Akan tetapi hal ini tidak dapat menyelesaikan secara lebih komprehensif. Kedua, terdapat kadar bakteri coli yang tinggi. Tingginya kadar bakteri coli ditakutkan dapat menyebabkan wabah yang akan berdampak negative pada kesehatan warga. Permasalahan kadar bakteri coli yang tinggi pengelola PAM Assalaam belum memiliki alternatif solusi.

PAM Assalaam bekerjasama dengan TIM PKM Universitas Sebelas Maret dalam rangka menjaga mutu air bersih yang dipimpin oleh Dr. Nurul Muhayat, S.T., M.T. mencoba untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan melakukan beberapa inovasi diantaranya:

1. Pembuatan Tower Filterisasi Bak Penampungan 

Proses penyaringan merupakan bagian dari pengolahan air yang pada prinsipnya untuk mengurangi kontaminasi bahan-bahan organik maupun bahan-bahan anorganik yang berada dalam air. Penghilangan zat padat tersuspensi dengan penyaringan memiliki peranan penting pada pemurnian air tanah. Pembuatan Tower Filterisasi adalah solusi alternatif yang digunakan untuk mengatasi masalah endapan pasir halus. Tower Filterisasi air didesain dengan rancangan seperti dibawah ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun