Ketika ditanya oleh kru media bertanya kenapa kejadiannya pada Senin (31/8) dirinya baru melaporkan kejadian ini sekarang, "Aku trauma sama kejadian itu, sampai sekarang tapi informasinya, kata kawanku yang tinggal dekat Megawati, ada yang ditangkap 3 hari yang lalu. Makanya aku berani buat laporan di sini," ujar Heriandi. Ditanyai lebih lanjut mengenai ciri-ciri pelaku, "Orangnya kecil, rambutnya pendek, pakai tas samping," ungkapnya. Apakah dirinya mengenal pelaku apabila ditunjukkan, "Kenal, aku tanda suaranya juga orangnya," aku pria ini. Selesai membuat laporan, dirinya pun pergi untuk mencari rezeki dengan membawa taksi. Laporan polisi yang dibuatnya tertuang dengan nomor STTLP/1618/K/IX/2015/SPKT POLSEK SUNGGAL.
Sementara itu pihak kepolisian melalui Kapolsek Sunggal, Kompol Harry Azhar, yang dihubungi ke nomor 081344649XXX lewat panggilan hape tidak menjawab. Setali tiga uang dengan Kanit Reskrimnya, Iptu Nur Istiono yang enggan mengangkat ketika dihubungi ke nomor 082165102XXX, bahkan pesan singkat yang dilayangkan juga tak kunjung dibalas.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H