"Kita menulis untuk kemudian dibacakan. Kita membaca untuk kemudian diceritakan.
Kita hidup untuk dikisahkan. Dan kisah hidup selalu bisa menjadi pelajaran, untuk setiap orang, di hari kemudian."
" Dari kisah hidup yang tertulis dan kemudian dibacakan bersama, sebagian orang terharu, sebagian yang lain tidak peduli dan menganggapnya angin lalu. Tidak bermutu."
"Namun kisah tetaplah menjadi sebuah kisah. Mungkin menjadi sejarah, atau mungkin hanya menjadi sampah."
"Bersusah payah. Merasa resah. Gundah. Lelah. Gerah. Kemudian pasrah.
Hidup terlampau indah, jika hanya dilalui dengan berkeluh kesah."
Januari, 2020
Mengutip dari Novel The Black Book karya Orham Pamuk, Penulis berpesan: "We live but for a short time, we see but very little, and we know almost nothing; so, at least, let's do some dreaming. Have yourself a very good Sunday, my dear readers."Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H