ORANG MEMANGGILKU : VANDENBERG/DENBERG
Di awal aku masuk sekolah sma. Aku bertemu dengan perempuan berparas cantik keturunan  barat. Tidak banyak yang aku ketahui tentangnya. Aku hanya melihatnya sekilas di kantin sekolah. Ya, saat aku sedang makan nasi uduk di kantin. Aku hanya melihat dari kejauhan. Awalnya aku tidak mengetahui namanya, dan rasa-rasanya Aku ingin berkenalan dengan nya.Â
Tapi sial dia sudah jalan lebih dulu. Hingga semalaman aku masih memikirkan nya. Apakah ini yang dinamakan cinta pandangan pertama?, entahlah. Aku sangat menyesal tidak berani untuk berkenalan dengan nya.
Pada waktu-waktu nganggur aku sering  membayangi wajahnya sambil mengandai-ngandai; betapa, betapa, betapa cantiknya wanita itu.      Â
Suatu Hari Hujan di Halte Sekolah
Hujan semakin deras. Aku berdiri kedinginan di halte sekolah, berteduh sambil menunggu hujan reda. Tiba-tiba saja, tanpa aku sadari. Aku berdiri tepat di samping wanita cantik ini. Aku tidak ingin menyesal untuk yang kedua kalinya. Aku beranikan untuk berkenalan denganya.
"Hi" sapa aku
Kini mataku berhadapan denganya. Untuk beberapa saat, kami saling terdiam. Dia menatapku heran. Dan aku tiba-tiba saja gugup. Menyadari apa yang baru saja aku lakukan. Kenapa aku menyapa nya yang membuat dia berhadap-hadapan denganku.
      "Ya, ada apa?" ucapnya memecahkan keheningan.
      "Siapa, namamu?" tanyaku memberanikan diri.
      "Arabella. Ada apa"? ucapnya.
      "Arabella, saja?" jawabku.