Ekonomi politik media menjadi kerangka penting untuk memahami bagaimana informasi disusun, disampaikan, dan diterima masyarakat. Di bidang kesehatan, media memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan informasi yang valid. Namun, sering kali informasi ini dipengaruhi oleh kepentingan ekonomi dan politik, sehingga berdampak pada persepsi masyarakat terhadap isu kesehatan.
Pemerintah sering memanfaatkan media untuk menyampaikan kebijakan kesehatan, terutama dalam situasi darurat, seperti pandemi. Di era digital, media sosial menjadi platform utama untuk menyampaikan informasi kesehatan, tetapi juga menjadi sarana penyebaran hoaks.
Media memegang peranan penting dalam membentuk opini publik, menyampaikan informasi, dan mengadvokasi perubahan kebijakan. Dalam konteks kesehatan masyarakat, media dapat berfungsi sebagai katalisator untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan menyuarakan kebutuhan masyarakat, mengawasi kebijakan kesehatan, dan menyebarluaskan edukasi kesehatan. Namun, peran ini tidak lepas dari pengaruh ekonomi dan politik yang membentuk cara media bekerja.
Ekonomi politik media memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Media dapat menjadi jembatan antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih baik. Namun, pengaruh ekonomi dan politik yang kuat memerlukan pengawasan ketat untuk memastikan media tetap menjadi alat advokasi yang netral dan berorientasi pada kepentingan publik. Dengan regulasi yang baik, transparansi, dan literasi informasi, media dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI