Calon pendamping Jokowi di Pilpres tahun ini mengerucut ke dua nama, yakni mantan Wapres Jusuf Kalla dan Ketua KPK Abraham Samad (selanjutnya ditulis JK dan AS). Jika republik ini mencari sosok pemimpin yang berpengalaman, tentunya pasangan yang tepat adalah JK, sebab sebelumnya beliau sudah pernah menjabat sebagai Wakil Presiden di 2004 hingga 2009. Namun, jika negri ini rindu akan sosok muda dan fresh, tentunya hal tersebut ada pada sosok AS.
Membandingkan mana yang terbaik antara keduanya (JK dan AS) ibarat mencari jarum ditumpukan jerami. Keduanya punya keunggulan masing-masing, jika JK adalah sosok handal di bidang Ekonomi, AS sendiri adalah sosok yang sangat ahli dibidang hukum. Jika membandingkan keduanya di masing-masing bidang yang mereka kuasai, keduanya juga adalah sosok yang dinilai sangat berhasil. Jika JK disebut-sebut adalah aktor utama dibalik kemajuan ekonomi Indonesia sejak beliau menjabat Wakil Presiden dulu, AS juga tidak kalah penting melalui perannya di KPK yang berhasil menjerat beberapa koruptor kelas kakap negeri ini.
Tapi jika saya di suruh memilih, Abraham Samad (AS) nampaknya lebih tepat untuk mendampingi Jokowi. Selain beliau adalah sosok muda bertalenta, latar belakang beliau sebagai praktisi hukum kayaknya lebih pas untuk negeri hukum yang sudah melupakan hukum ini. Bukan berarti masalah ekonomi tidak penting, apalagi sosok seorang ekonom ada di diri Jokowi.
Mendengar nama Abraham Samad (AS) tentunya yang terlintas dipikiran kita adalah KPK. Lantas, jika nanti Jokowi akan berpasangan dengan beliau dan menang, bagaimana dengan KPK yang sangat disegani di negeri ini. Jawabannya adalah, seorang Abraham Samad tidak berarti apa-apa jika di KPK tidak berdiri orang-orang hebat seperti Bambang Widjayanto, Busyro Muqoddas dll. Orang-orang ini bukan sosok baru dalam aksi pemberantasan korupsi, dan pastinya juga salah satu tonggak kuatnya KPK.
Nah, bukankah kelak jika nantinya pasangan Jokowi-Samad terpilih memimpin negeri ini untuk 5 tahun kedepan, hubungan antara istana dan gedung KPK akan lebih baik, dan tentunya pemberantasan korupsi di negeri ini akan berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan. Jadi, sosok Abraham Samad menurut penilaian saya lebih tepat untuk mendampingi Jokowi di Pilpres nanti, dibanding bapak Jusuf Kalla.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI