Boyolali -- Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Boyolali, pada Rabu malam (07/11), pihak Rutan Boyolali melaksanakan razia di blok hunian serta tes urine bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan petugas. Kegiatan ini berlangsung antara pukul 19.00 WIB hingga 20.00 WIB, dengan tujuan untuk mendeteksi dini adanya potensi gangguan keamanan yang dapat membahayakan stabilitas lingkungan rutan.
Razia kali ini difokuskan pada pemeriksaan sejumlah kamar di Blok A, salah satu blok hunian di Rutan Boyolali. Tim gabungan yang terdiri dari petugas Rutan Boyolali, CPNS, dan anggota Polres Boyolali melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang atau berbahaya yang disimpan oleh WBP. Hasilnya, tidak ditemukan barang terlarang apapun di dalam blok hunian.
Selain razia di blok hunian, pihak Rutan dalam hal ini perawat pratama juga melaksanakan pemeriksaan urine secara acak terhadap 5 orang sampel, yang terdiri dari 3 petugas dan 2 WBP. Tes urine dilakukan di klinik pratama Rutan Boyolali untuk memastikan bahwa tidak ada penggunaan narkoba di kalangan WBP maupun petugas yang bertugas. Hasil tes urine menunjukkan bahwa seluruh sampel, baik dari petugas maupun WBP, negatif terhadap narkotika dan zat adiktif (NAPZA).
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Boyolali, Yoga Nur Karendra, yang memimpin langsung kegiatan razia dan tes urine, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang dilakukan untuk memastikan suasana yang aman dan kondusif di lingkungan Rutan Boyolali.
Pihak Polres Boyolali juga turut terlibat dalam pengamanan dan pengawasan selama pelaksanaan razia dan tes urine, sebagai bentuk kerjasama yang baik antara Rutan Boyolali dan pihak kepolisian dalam menjaga ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan.
Dengan dilaksanakannya razia dan tes urine ini, Rutan Boyolali berharap dapat terus meminimalisir potensi gangguan di dalam rutan dan memastikan bahwa seluruh petugas dan WBP mematuhi aturan yang berlaku, serta bebas dari pengaruh narkoba.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H