Mohon tunggu...
Hermansyah
Hermansyah Mohon Tunggu... Administrasi - IT Trainer penggemar kopi

Dunia IT dan Kopi adalah dua hal yang selalu asik diperbincangkan.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Fisika, Ilmu Sains untuk Kebutuhan Sosial

13 November 2019   08:40 Diperbarui: 13 November 2019   08:39 128
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Beberapa orang, tidak memiliki kebiasaan seperti ini akan menghilangkan waktu yang lumayan bagi orang di belakangnya.

Orang lain akan kehilangan momentum (Ehm ini juga adalah rumus favoritku) yang bisa jadi menyebabkan orang terkena merah lagi.

Ada juga yang pede langsung ngebut setelah hijau beberapa detik menyala ditambah klakson pengendara lain yang kesal. Tapi ini tak cukup membantu, karena orang lain juga akan kehilangan momentum dan menyisakan jarak yang cukup panjang dengan kendaraan di depannya.

Yang terjadi dari sudut Fisika adalah, lambatnya kita bergerak saat lampu hijau sudah menyala disebabkan percepatan yang kurang akibat waktu start yang lambat ditambah kemampuan akselerasi kendaraan yang kurang.

Oh iya rumus percepatan adalah kecepatan sekarang dikurang kecepatan awal dibagi waktu a= (v2-v1)/ t.

Beberapa orang kurang reflek dalam melakukan ini dikarenakan beberapa penyebab.

Yang paling banyak adalah karena kurangnya empati terhadap pengguna kendaraan lain di belakang.

Makanya aku paling kesel kalau lihat pengendara paling depan yang baru masukkan perseneling ketika hijau sudah nyala lama dicampur ngobrol atau karena maen HP.

 Mereka fikir  cuman terlambat beberapa detik kok.

Padahal yang di belakang bisa kehilangan waktu lebih lama lagi karena terhalang lampu merah yang seharusnya bisa mereka lewati.

Penyebab lain yang juga cukup mengganngu adalah  karena kurang konsentrasi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun